Beranda > Tentang Panin Bank > GCG > Tentang GCG

Tentang Good Corporate Governance

1.    DEKLARASI ANTI FRAUD
Deklarasi Anti Fraud adalah suatu pernyataan yang jelas dan tepat mengenai sikap Manajemen terhadap aktivitas fraud. Dalam Deklarasi Anti Fraud, PaninBank menyatakan komitmennya “Zero Tolerance to Fraud” untuk melakukan bisnis yang sesuai dengan kode etik dan standar hukum yang tinggi juga untuk tidak melakukan tindakan fraud dan tindakan tidak sesuai lainnya.

 

2.    PEDOMAN ETIKA DAN PERILAKU (Code of Conduct)
Dalam pelaksanaan Pedoman Etika dan Perilaku, Bank bertujuan untuk mengkomunikasikan suatu ekspektasi tindakan dan perilaku etis bagi seluruh karyawan dan Manajemen Bank. Tanggung jawab atas tindakan etis merupakan suatu tanggung jawab pribadi dan masing-masing karyawan dan Manajemen Bank akan diminta bertanggung jawab atas tindakannya.
Standar etika merupakan suatu kerangka ekspektasi dimana semua karyawan dan Manajemen Bank diharapkan untuk bertindak sesuai kerangka ekspektasi tersebut. Pedoman Etika dan Perilaku tersebut harus berfungsi sebagai pedoman dasar yang berlaku bagi seluruh karyawan Bank.
Penerapan Pedoman Etika dan Perilaku dilakukan sesuai dengan Kebijakan Pedoman Etika dan Perilaku yang berlaku di Bank serta dikaji secara berkala agar sesuai dengan lingkungan Bank yang dinamis dan menyesuaikan dengan Kebijakan Anti Fraud ini.

 

3.    WHISTLE BLOWING SYSTEM

Para Karyawan dan Nasabah

 

Dalam rangka menjalin kerjasama pengungkapan benturan kepentingan dan saling menghargai, PT Bank Pan Indonesia, Tbk (Bank) mengharapkan dukungan  karyawan dan nasabah guna mencapai tujuan sebagai Bank terpercaya dalam menyediakan layanan berkualitas tinggi, pengelolaan risiko dan pengelolaan sumber daya yang tepat. Panin Bank menyediakan sistem pelaporan pelanggaran (Whistle Blowing System) melalui media pelaporan Email: kasihtau@panin.co.id

Untuk itu diharapkan kerjasama dan peran aktif para Nasabah dan rekanan dalam bentuk penyampaian laporan informasi (Whistle Blowing), apabila dalam berhubungan dengan Bank terdapat hal-hal sebagai berikut:

1.    Penipuan
2.    Pencurian
3.    Penggelapan Aset
4.    Pembocoran Informasi
5.    Tindak Pidana Perbankan
6.    Tindak Pidana Pencucian Uang

Laporan tersebut dapat dikirim melalui email: kasihtau@panin.co.id  dengan mencantumkan identitas pelapor. Pelaporan anonim diperbolehkan namun tidak dianjurkan.
Dengan memberikan laporan pengungkapan pelanggaran tersebut, berarti para nasabah dan rekanan telah membantu Bank berperan aktif dalam melaksanakan Good Corporate Governance dan melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan, sehingga dapat terpelihara kesinambungan usaha dalam jangka panjang.
 
Perlindungan Bagi Pelapor
Atas laporan yang terbukti kebenarannya, Bank akan memberikan perlindungan terhadap pelapor. Perlindungan bagi pelapor meliputi:

·         Jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan isi laporan yang disampaikan.

·         Jaminan perlindungan terhadap perlakuan yang merugikan pelapor.

·         Jaminan perlindungan kemungkinan adanya tindakan ancaman, intimidasi, hukuman ataupun tindakan tidak menyenangkan dari pihak terlapor.

Pemberian Sanksi
Apabila berdasarkan hasil investigasi terbukti terlapor melakukan fraud/pelanggaran, maka pejabat pemutus akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Para Nasabah dan rekanan tidak perlu khawatir, karena Bank akan menjamin atas kerahasiaan identitas pelapor. Bank sangat berterima kasih apabila penyampaian laporan informasi tidak berupa sesuatu yang berdasarkan gosip dan dengan itikad buruk. Terima kasih atas kerjasamanya yang baik selama ini.

 

Salam Hangat,
PaninBank
Presiden Direktur
Email: 
kasihtau@panin.co.id

 

4.    CUSTOMER AWARENESS

Tahap persiapan penerapan GCG dimulai dari awareness melalui berbagai sosialisasi di seluruh level, salah satunya adalah customer awareness yang merupakan edukasi yang dilakukan Bank ke Nasabah. Edukasi berupa tagline yang ada pada banner di Cabang dan pada screen ATM.


Tagline pada banner:

·         Jangan menyimpan atau menitipkan uang atau dokumen perbankan anda (seperti buku tabungan, bilyet deposito, buku cek dan bilyet giro, slip transaksi bertandatangan, serta Kartu ATM/Debit) kepada siapapun (termasuk karyawan Bank di luar counter Bank yang resmi).

·         Jangan menandatangani formulir atau dokumen kosong.

·         Jangan memberitahukan PIN anda kepada siapapun (termasuk karyawan Bank).

·         Memindahkan cara transaksi ke Internet banking yang menggunakan token, yang jelas lebih aman.

·         Mengupayakan bertransaksi di ATM yang ada di dalam cabang Bank.

Tagline pada screen ATM:

·         Lakukan penggantian PIN anda secara berkala (misalnya 2-3 bulan sekali).

·         Selalu waspada ketika bertransaksi di ATM untuk memperhatikan apakah ada alat skimmer ataupun penyadap lainnya.

·         Selalu menjaga kerahasiaan nomor PIN.

 

5.    ANTI PENCUCIAN DAN PRINSIP MENGENAL NASABAH

Penerapan Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah di PT Bank Pan Indonesia, Tbk telah berjalan sejak Peraturan Bank Indonesia No. 3/10/PBI/2001 mengenai Prinsip Mengenal Nasabah diberlakukan pada tahun 2001.

Penerapan Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah yang dilakukan oleh PT Bank Pan Indonesia, Tbk mengacu pada ketentuan Undang-Undang No. 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 25 Tahun 2003 (UU TPPU), Peraturan Bank Indonesia No. 11/28/PBI/2009 mengenai Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme bagi Bank Umum  dan perubahan-perubahannya serta Keputusan-keputusan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK).

Secara berkala, Bank Indonesia, PPATK serta Auditor Internal Bank melakukan pengawasan atas penerapan Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah di PT Bank Pan Indonesia, Tbk.
Dalam rangka menerapkan Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah, secara konsisten dan berkelanjutan unit UKPN
PT Bank Pan Indonesia, Tbk melakukan upaya-upaya sebagai berikut:

·         Menyusun program-program dalam rangka penerapan Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah.

·         Menyusun kebijakan dan prosedur Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah.

·         Melaksanakan program pelatihan dan sosialisasi Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah untuk seluruh karyawan.

·         Melakukan pengawasan/audit terhadap penerapan Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah.

·         Menyiapkan organisasi yang bertanggung jawab atas penerapan Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah.

·         Menyiapkan sistem teknologi informasi untuk mendukung penerapan Anti Pencucian Uang dan Prinsip Mengenal Nasabah.

Melalui upaya-upaya sebagaimana dijelaskan di atas, PT Bank Pan Indonesia, Tbk berkomitmen penuh untuk mendukung program pemerintah dalam memberantas Tindak Pidana Pencucian Uang serta menciptakan sistem perbankan yang sehat.